> ## Documentation Index
> Fetch the complete documentation index at: https://docs.daekan.app/llms.txt
> Use this file to discover all available pages before exploring further.

# Order Management

> Kelola status order, suspicious order, dan abandoned checkout dengan alur yang mudah diaudit.

## Kenapa order management harus rapi?

Saat order tumbuh, masalah paling mahal biasanya bukan traffic, tetapi order yang hilang, follow-up yang lambat, dan status yang tidak sinkron antar tim. Daekan membantu mengurangi titik-titik chaos itu.

## Status order yang umum

| Status       | Kapan dipakai                             | Tindakan tim                                |
| ------------ | ----------------------------------------- | ------------------------------------------- |
| `pending`    | Checkout dibuat, pembayaran belum selesai | Pantau jatuh tempo dan follow-up bila perlu |
| `paid`       | Pembayaran berhasil diverifikasi          | Lanjutkan fulfillment atau pengiriman file  |
| `processing` | Order sedang diproses internal            | Pastikan owner atau CS jelas                |
| `completed`  | Produk/jasa sudah selesai dikirim         | Tutup order dan gunakan untuk analitik      |
| `cancelled`  | Order batal atau kedaluwarsa              | Arsipkan dengan alasan pembatalan           |

## Suspicious order

Flag suspicious membantu tim memprioritaskan review manual, misalnya ketika:

* nominal tidak wajar dibanding pola order biasa
* identitas customer tidak konsisten
* order berulang muncul dalam jeda sangat singkat
* sumber traffic terlihat anomali

<Warning>
  Suspicious order bukan berarti fraud pasti. Gunakan sebagai sinyal review, bukan keputusan otomatis tanpa verifikasi.
</Warning>

## Abandoned checkout

Abandoned checkout biasanya muncul ketika pelanggan sudah berniat beli tetapi berhenti sebelum bayar. Praktik yang disarankan:

<Steps>
  <Step title="Identifikasi channel asal">
    Bedakan abandoned checkout dari payment link, landing page, atau digital checkout supaya follow-up tidak generik.
  </Step>

  <Step title="Pastikan friction point">
    Cek apakah hambatannya ada di nominal, metode pembayaran, copy halaman, atau trust issue.
  </Step>

  <Step title="Buat follow-up singkat">
    Gunakan reminder yang jelas, relevan, dan tidak spam.
  </Step>
</Steps>

## KPI minimum yang perlu dipantau

<Checklist>
  <Check>Jumlah order masuk per channel</Check>
  <Check>Conversion dari checkout ke paid</Check>
  <Check>Rasio order suspicious terhadap order paid</Check>
  <Check>Waktu rata-rata dari paid ke completed</Check>
</Checklist>
